SMART HAPPINESS on

Doa

3 September 2010
Jumat, pk. 7-8 WIB

More ..
HOME | ALL ARTICLE | ARTICLE

Uncertainty (Ringkasan Smart Happiness tanggal 2 Juli 2010)


Smart Happiness on 95,9 Smart Fm

Jum’at, 2 Juli 2010

UNCERTAINTY

by Arvan Pradiansyah

Pointers:

Dalam topik Smart Happiness kali ini membahas tentang Uncertainty atau Ketidakpastian. Ada 6 hukum dalam ketidakpastian, yaitu :



1.Hal yang pasti adalah ketidakpastian.
Dalam hidup, kita akan memastikan sesuatu untuk mencapai tujuan. Contohnya kita berangkat ke kantor jam 6 pagi, tetapi ada ketidakpastian yang terjadi, seperti apakah kita bisa kantor jam 7? Apakah semua berjalan sesuai rencana?



2. Tidak bertindak menghadirkan kepastian.
Sebagai contoh: Untuk orang yang kurang pandai, terlepas dari faktor keberuntungan dlsb., bila ia tidak belajar maka ia tidak akan lulus dalam ujian. Tetapi, jika dia belajar ada kemungkinan dia lulus dalam ujian.



3. Ketidakpastian justru membuat hidup kita menarik.
Jika dalam hidup kita segalanya sudah pasti maka akan menimbulkan kebosanan dan kita menjadi tidak tertantang. Contohnya seperti berikut: jika kita sudah tahu kita akan lulus, maka kita tidak akan berusaha untuk belajar.



4. Karena segala sesuatu di dunia ini tidak pasti, maka segala sesuatu itu menjadi mungkin.
Segala sesuatu yang belum tentu, menjadi kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu. Sebagai contoh, “Jika orang tuanya kaya, belum tentu anaknya kaya. Jika orang tuanya miskin, belum tentu anaknya miskin.”. Sehingga, adanya ketidakpastian, selalu melahirkan kemungkinan untuk berbagai hal yang ingin kita capai. Kebahagiaan adalah sebuah pilihan.



5. Untuk mengurangi ketidakpastian kita harus bergantung pada hal yang pasti.
Hal pasti yang dimaksud disini yaitu Tuhan dan hukum-hukum alam yang ada. Jika kita bergantung kepada orang lain, bisa saja orang itu meninggal dan kita tidak bisa bergantung lagi. Atau jika kita bergantung kepada perusahaan tempat kita bekerja, bisa saja perusahaan kita bangkrut.



6. Orang yang disukai dalam pergaulan adalah orang yang bisa mengurangi ketidakpastian.
Sebagai contoh: Orang yang selalu tiba tepat waktu di kantor jam 8, akan lebih membuat sang atasan tenang bila mempercayakan pembukaan rapat penting di pagi hari kepadanya ketimbang mempercayakannya kepada orang lain yang kedatangannya di kantor tidak tentu jam berapa.



Dalam dunia ini penuh dengan ketidakpastian. Tetapi ketidakpastian ini yang membuat hidup kita menjadi termotivasi, menjadi lebih semangat untuk mendapatkan hal yang pasti.



If You Wanna Be Happy, Be Happy Now..!!!



* * *


Sumber:
Read : 156

| Site Map | Privacy Policy | Contact Us | ©2007 Institute for Leadership & Life Management