Bahasa Cinta

Cinta adalah salah satu unsur terpenting dari happiness. Semua orang membutuhkannya, namun tidak semua merasa cukup memilikinya. Mungkin penyebabnya bukan karena tidak ada orang yang mencintai mereka, namun karena orang yang mencintai mereka memiliki bahasa cinta yang berbeda dengan mereka.

Dalam talkshow Smart Happiness yang disiarkan oleh SmartFM dan Sahabat Sonora Network di lebih dari 30 kota di Indonesia, Arvan Pradiansyah, Happiness Inspirer dan Managing Director ILM, mengatakan bahwa bahasa cinta adalah bukti ekspresi kasih bagi setiap orang. Namun masing-masing orang memiliki bahasa cinta yang berbeda satu sama lainnya. Menurut Arvan, ada lima jenis bahasa cinta:

1. Kata-kata

Mereka yang memiliki bahasa cinta ini, mengungkapkan serta merasakan cinta melalui kata-kata. Mereka membutuhkan pernyataan langsung yang menunjukkan kasih dan cinta.

2. Kebersamaan

Orang yang memiliki bahasa cinta seperti ini selalu ingin memiliki waktu bersama dengan orang yang dicintainya. Bukan sekedar berdekatan, namun juga disertai dengan komunikasi yang intens dan berkualitas.

3. Hadiah

Orang dengan bahasa cinta seperti ini menginginkan sesuatu yang konkret dan nyata sebagai bukti cintanya. Hadiah yang dimaksud tidak harus mahal, seperti oleh-oleh, makanan, dll.

4. Pelayanan

Mereka yang memiliki jenis ini mengungkapkan cintanya dengan melayani dan menginginkan pasangan atau orang yang dicintainya melakukan hal yang sama padanya.

5. Sentuhan

Bagi mereka yang memiliki bahasa cinta ini, sentuhan fisik dianggap lebih berharga dan lebih menunjukkan kasih dan cinta. Bentuk sentuhan tersebut bisa berupa pelukan, rangkulan, atau sekedar tepukan di bahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *