Berbeda Itu Indah

 

Kita harus mengakui bahwa perbedaan itu ada. Perbedaan itu adalah sunatullah. Yang membuat perbedaan adalah Tuhan. Jika Tuhan berkehendak, Dia bisa saja membuat semua manusia itu sama. Tapi Tuhan tidak menghendaki semua manusia itu sama, maka tentu ada maksud Tuhan di balik kehendak-Nya tersebut.

Tuhan menciptakan perbedaan agar kita bisa saling membantu. Dengan perbedaan itulah dunia bisa berjalan.

Kita sesungguhnya mewakili sebagian kecil dari kehebatan Tuhan. Tuhan mendelegasikan kehebatan-Nya kepada manusia. Tuhan hanya mewariskan satu saja kehebatan-Nya kepada satu orang. Dengan demikian, ada banyak sekali kehebatan Tuhan yang terdelegasikan ke dalam diri masing-masing individu.

Jika kita menyadari hal ini, kita akan mencari orang-orang yang berbeda dengan diri kita, kemudian bekerja sama dan bersinergi untuk melaksanakan misi suci yang dibebankan Tuhan kepada manusia, yakni menyejahterakan bumi.

Setiap orang punya kepentingan. Tetapi kita harus sadar bahwa ada kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan diri kita sendiri, yakni kepentingan bersama. Kita harus senang jika melihat orang yang berbeda karena itu berarti ada orang yang akan membantu kita.

Dengan saling membantu, kita bisa hidup. Dengan perbedaan kita bisa bersinergi dan menghasilkan sesuatu yang lebih besar daripada diri kita sendiri.

Ada 4 cara orang memandang perbedaan:

  1. Melihat perbedaan sebagai musuh. Kita cenderung untuk menyerang orang yang berbeda dengan kita.
  2. Melihat perbedaan sebagai kabar buruk. Kita tidak agresif menyerang orang berbeda, tapi merasa tidak nyaman dengan perbedaan.
  3. Melihat perbedaan sebagai sesuatu yang wajar. Inilah yang disebut sebagai toleransi.
  4. Melihat perbedaan sebagai anugerah dari Tuhan. Justru karena perbedaan itulah kita bisa bekerja sama, saling membantu, dan bersinergi.

Kalau kita melihat perbedaan sebagai anugerah dari Tuhan, kita akan merasakan bahagia. Kita akan gembira jika melihat orang yang berbeda dengan diri kita karena dengan orang yang berbeda, kita bisa menciptakan sesuatu yang lebih besar daripada diri kita sendiri.

Orang yang bahagia adalah mereka yang bergembira ketika melihat perbedaan karena mereka paham. Orang yang tidak bergembira ketika melihat perbedaan adalah orang yang gagal paham.

Orang yang sukses adalah orang yang berbeda dengan orang yang lain. Orang yang sama dengan orang lain akan sangat mudah tergantikan.

Kunci kesuksesan adalah ketika orang lain bisa melihat Anda sebagai orang berbeda, bukan orang yang biasa-biasa saja.

Ada dua pertanyaan yang harus kita ajukan ketika kita akan bermitra dengan orang lain:

  1. Apa kesamaan saya dengan orang lain? Jika tidak ada kesamaan, maka Anda sedang bermasalah.
  2. Apa perbedaan saya dengan orang lain? Jika tidak ada perbedaan, maka Anda juga sedang bermasalah.

Kemitraan yang baik hanya terwujud jika ada kesamaan dan perbedaan di antara kedua pihak.

Ketika Anda mendapatkan perlakukan yang berbeda, baik itu di lingkungan kerja atau di masyarakat, berbahagialah karena itu berarti Anda berpeluang untuk sukses. []

 

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Berbeda Itu Indah” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional—Leadership & Happiness.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *