Bring Your Love to Work

Cinta adalah sumber energi dalam kehidupan kita. Bahkan, cinta itu adalah ruh bagi kehidupan itu sendiri. Bukankah kita dilahirkan ke dunia ini karena cinta kedua orangtua kita? Lebih jauh dari itu, kita dihadirkan ke dunia ini karena cinta Tuhan yang Maha Rahim, yang dititipkan melalui rahim ibu kita.

Tugas kita di dunia ini adalah meneruskan cinta itu, dan memberi manfaat bagi sesama dan ke seluruh alam. Pertanyaannya, bagaimana mungkin kita bisa meneruskan cinta dan memberi manfaat jika kita tidak bekerja? Bukankah Tuhan yang mengirim kita ke dunia ini pun tak pernah berhenti bekerja?

Inilah yang menghadirkan paradigma bahwa kita hidup untuk bekerja, bukan paradigma sebaliknya yang banyak diyakini orang yang bahwa kita bekerja untuk hidup. Dalam paradigma kedua, bahwa kita bekerja untuk hidup, terdapat konsekuensi bahwa jika kita tidak bekerja, maka kita tidah bisa hidup. Dengan demikian, kita akan terpaksa bekerja untuk bertahan hidup.

Jika kita merasa terpaksa untuk bekerja agar bisa hidup, bisakah kita merasa bahagia dalam bekerja? Jawabannya tentu saja “Tidak”. Sesuatu yang kita lakukan dengan terpaksa, tidak akan membuahkan kebahagiaan bagi kita. Kalau kita tidak bahagia saat bekerja, bagaimana mungkin kita bisa membawa cinta ke dalam pekerjaan kita?

Inilah pentingnya mengubah paradigma kita bahwa kita hidup untuk meneruskan cinta Tuhan, untuk memberikan manfaat bagi sesama, dan untuk itu semua, kita harus bekerja. Hanya dengan bekerjalah kita bisa mewujudkan cinta yang menjadi ruh bagi kehidupan ini.

Cinta itu sendiri merupakan sebuah tindakan positif dengan kandungan kebaikan tertinggi. Itulah yang seharusnya kita bawa ke dalam pekerjaan kita.

Cinta memiliki dua dimensi, yakni suka cita dan belas kasih. Dimensi suka cita ditunjukkan dengan perilaku yang gembira dan antusias, sedangkan dimensi belas kasih ditandai dengan selalu memberikan pelayanan, kemauan untuk berbagi, dan membantu orang lain.

Dari kedua dimensi cinta tersebut, terdapat empat tipe orang di tempat kerja:

  1. Orang yang selalu gembira dan melayani. Inilah orang yang membawa cinta ke dalam pekerjaannya.
  2. Orang yang gembira tapi tidak melayani. Ini adalah orang yang egoistis, orang yang mementingkan dirinya sendiri.
  3. Orang yang tidak gembira tapi melayani. Ini adalah orang yang patuh.
  4. Orang yang tidak gembira dan tidak melayani. Ini adalah orang yang tanpa harapan. Meskipun secara fisik orang seperti ini masih hidup, namun secara spiritual sesungguhnya dia telah mati karena telah kehilangan cinta dari dalam dirinya.

Karena cinta adalah ruh kehidupan, maka cinta adalah sebab, bukan akibat. Jika kita membawa cinta ke dalam pekerjaan, maka itu adalah sebab, sementara gaji yang kita terima adalah akibat. Dengan bekerja penuh cinta, maka kita menerika gaji yang baik.

Kebanyakan orang memiliki pemahaman yang terbalik yakni menjadikan gaji sebagai sebab, dan bekerja adalah akibat. Pemahaman yang terbalik ini membuat mereka menjadi bersemangat dalam bekerja karena gaji. Lebih buruk lagi, mereka hanya bersemangat bekerja pada hari pembayaran gaji, dan mengendur di hari-hari berikutnya.

Lawan dari membawa cinta adalah membawa ketakukan ke dalam pekerjaan, misalnya takut untuk berbagi karena takut tersaingi. Orang yang membawa ketakukan akan menyebarkan aura negatif ke lingkungan pekerjaannya.

Untuk membawa cinta ke dalam pekerjaan, satu hal yang perlu kita lakukan adalah menyadari bahwa kita hadir ke dunia ini karena cinta dan oleh cinta, dan kehadiran kita adalah untuk cinta. Untuk mewujudkan semua itu, kita harus bekerja.

One comment

  1. Hasnawati Latief

    Judul kalli ini BRING YOUR LOVE TO WORK tgl 5/2/16 sesuai banget yang aku berikan dalam pekerjaanku. sy sebagai dosen selalu menghadirkan cinta dalam kelas ketika aku mengajar dan mendidik. Alhamdulillah sy jarang sekali stress di kelas bahkan sebaliknya sy mengeluarkan banyak kreativitas dalam melaksanakan tugasku. Karyaku bisa lahir karena cinta. Sekarang insyaAllah akhir februari 2016 kami akan launching sebuah buku berjudul : I LOVE MY STUDENTS SO MUCH BECAUSE OF ALLAH. Buku ini hasil kolaborasi antara ibu dan anak, Aku mengajak putra sulungku berkarya dalam satu buku karena dia juga mantan seorang pendidik di pesantren Gontor sekarang dia sedang study S2 di Africa tepatnya International University of Africa in Khortoum . Sementara aku mengajar di Universitas Muhammadiyah Makassar. Tahu tidak pak arvan, setiap jumat jarang sekali aku lewatkan siaran HAPPINESS di Smart FM yang dibawakan oleh pak arvan. Kisah inspiratif yang aku dengar dari Smart aku tulis dalam buku kecilku dan kemudian aku berikan pada mahasiswaku setiap minggu. Dari sinilah mahasiswaku menggelari diriku sebagai motivator. Terima kasih pak Arvan dan smart FM. Semua buku pak arvan aku sudah baca dari situlah aku bisa memaknai hidup. Sejak mahasiswa aku sudah mengenal pak arvan lewat tulisan di Republika. Hingga sekarang masih juga terus bersinergi dengan pak arvan meski hanya lewat dunia maya. Dalam buku saya I love… aku mengutip beberapa kalimat inspiratif dari berbagai sumber termasuk smart fm. InsyAllah cetakan ke dua saya ingin minta testimoni pak arvan semoga berkenan?.
    Saya sudah melahirkan buku sebanyak 2 kali semua berbasis cinta dan karakter. buku pertama ” SURAT CINTA BUNDA” kisah surat-surat yang terkirim ke sang buah hati di pesntren gontor untuk mengatasi masalah mereka demi pembentukan karakter sejak usia SMP – SMA, buku ini juga wujud roh cinta dan kerinduanku pada anak-anak. buku kedua I LOVE MY STUDENTS… buku ini juga sebagai bukti bagaimana cintaku kepada mahasiswaku, bagaimana aku menjalankan tugas betul-betul menghadirkan cinta, aku membawa cinta untuk mereka, setiap kali masuk dikelas , ibaratnya sy mau menuju surga jika hendak masuk kelas sehingga sering aku berkata awal pertemuan kata-kata “i love you , you love me. I want to give the best for you!! buku ini hadirkan jg beberapa penggalan kalimat dari pak arvan. semoga ini menjadi amal jariah bapak. Doakan kami Pak agar kami terus berkarya seperti halnya bapak. Semua yang bapak katakan itu bersumber dari pemaknaan isi al-quran meskipun tidak disebutkan surah dan ayatnya. Apa yang pak arvan katakan itulah semua mau Allah ke kita.
    InsAllah buku selanjutnya aku akan menulis isi semua catatanku yang bersifat inspiratif termasuk dari siaran happiness di smart fm. judul buku ” CATATAN INSPIRASIKU” Aku coba olah kembali apa yang aku telah dengar dan lihat baik dari siaran radio maupun tv. Inisiatif menulis buku Catatan Inspirasiku karena saya melihat ada sedikit atmosper yang berbeda setiap kali saya mengungkapkan apa yang telah aku catat baik yang bersumber dari radio maupun tv, jadi sayang kalau aku tidak jadikan sebuah buku. Karena catatan itu akan lebih bermakna jk aku bagikan khususnya pada diriku, sang buah hatiku dan mahasiswaku serta orang- orang disekitarku lewat sebuah buku. Dua buku yang sudah terbit dan dua buku yang belum terbit , semua buku saya selalu ada sentuhan kalimat dari pak arvan. Buku pertamaku setelah dibaca kebanyakan pembacanya meneteskan air mata. suatu saat aku ingin berbagi dengan pak arvan. Nama anak sy Muhammad Fakhrurrazi Anshar (bisa dikenal di FB begitu juga mamanya Hasnawati Latief) , dia juga seorang al-hafidz. aku sangat ingin berkenalan langsung dg pak arvan bersama putraku. semoga harapan ini bisa diwujudkan oleh sang khalik.Amin. Mohon dimaafkan jika ada kata yang keliru. Tolong diberitahu nama penyanyi Bring your love to work, karena yang saya temukan Bring your love to me. Makasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *