Can Money Buy Happiness?

Orang yang berpikir bahwa uang bisa membeli kebahagiaan biasanya adalah orang yang tidak punya uang. Saat orang tersebut memiliki uang, namun tak kunjung bahagia, barulah dia sadar bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

Orang menyangka bahwa dengan uang dia bisa membeli kebahagiaan, padahal yang dia beli adalah kesenangan. Kesenangan tidak serta merta melahirkan kebahagiaan. Banyak orang yang sudah kaya raya, ternyata bunuh diri. Bunuh diri adalah puncak ketidakbahagiaan.

Sesuatu yang mahal di dunia ini adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang. Orang miskin adalah orang yang menyangka bahwa segala sesuatu bisa dibeli dengan uang. Uang akan berarti jika kita sudah bahagia. Jadi, bahagia harus datang terlebih dahulu.

Hubungan uang dan kebahagiaan terasa saat seseorang belum bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Namun, saat kebutuhan sandang, pangan, dan papan terpenuhi, maka hubungan uang dengan kebahagiaan akan semakin menipis.

Kebahagiaan adalah kemampuan menikmati. Kalau kita tidak bisa menikmati  apa yang kita miliki sekarang, berarti kita tidak bisa menikmati apa yang kita miliki nanti. Orang yang tidak bahagia dengan gajinya yang kecil saat ini, tetap tidak akan bahagia jika gajinya besar nanti.

Orang yang tidak bahagia adalah orang yang sedang sakit secara mental. Sama seperti orang sakit yang tidak bisa menikmati makanan selezat apa pun, orang yang tidak bahagia tidak dapat menikmati uang sebesar apa pun.

Sebaliknya, orang yang sehat bisa menikmati semua jenis makanan. Orang yang bahagia pun bisa menikmati uang baik besar maupun kecil. Seperti halnya kesehatan, kebahagiaan harus datang lebih dulu, baru kita bisa menikmati.

Uang bisa meningkatkan kebahagiaan, tapi tidak bisa menciptakan kebahagiaan. Bahagia hanya bisa terjadi kalau kita melakukan kebaikan, kalau kita berada dalam lingkaran kebaikan. []

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Can Money Buy Happiness?” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional—Leadership & Happiness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *