Cinta Indonesia

Sebentar lagi kita akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia. Semarak perayaan hari bersejarah ini bahkan sudah bisa kita rasakan sejak beberapa minggu sebelum hari H.

Tema yang harus selalu kita ulang dalam perayaan HUT kemerdekaan negeri kita adalah cinta Indonesia. Terlebih lagi generasi milenial saat ini sudah mulai jauh dari semangat perjuangan kemerdekaan.

Salah satu cara untuk menumbuhkan kecintaan generasi milenial terhadap negeri ini adalah melalui lagu-lagu perjuangan. Sebab lagu adalah cara terindah untuk mengungkapan cinta.

Dengan lagu yang dinyanyikan berulang-ulang, akan mengafirmasi kecintaan kita kepada tanah air ke dalam alam bawah sadar kita.

Ada beberapa unsur dalam cinta yang harus kita miliki:

  1. Tidak ada cinta tanpa rindu. Bukti kecintaan kita kepada Indonesia adalah perasaan rindu kepada tanah air. Rasa ini akan dapat kita rasakan saat berada jauh dari Indonesia. Rasa rindu sesungguhnya adalah fitrah manusia. Manusia selalu merasa rindu dengan asal-usulnya, kampung halamannya, dan rumahnya. Rasa rindu tersebut merupakan personifikasi dari rindu kepada asal-usulnya yang hakiki, yakni rindu kepada Tuhan,.
  2. Perasaan bangga adalah unsur terpenting dalam cinta. Sama seperti rindu, tak ada cinta tanpa rasa bangga. Orang yang mencintai sesuatu, pasti akan membanggakannya terlepas dari kekurangan yang mungkin dimiliki oleh yang dicintainya. Untuk menumbuhkan kebanggan terhadap Indonesia, kita bisa membuat daftar pencapaian-pencapain yang telah ditorehkan oleh putra-putri terbaik bangsa.
  3. Rasa syukur dan bangga sama-sama lahir dari kemampuan kita melihat sisi positif dari apa yang kita cintai. Perbedaannya, bangga melihat pencapaian (achievement), sedangkan syukur melihat pemberian (given) yang dianugerahkan oleh Tuhan kepada sesuatu yang kita cintai. Dalam konteks cinta Indonesia, syukur bisa kita hadirkan saat memperhatikan keindahan dan kekayaan alam negeri ini yang tidak bisa ditemukan di negeri lain.
  4. Orang yang mencintai pasti ingin berkontribusi kepada apa yang dicintainya. Kontribusi adalah giving. Memberikan potensi terbaik kita kepada negeri ini adalah bukti bahwa kita mencintai Indonesia. Pastikan bahwa giving selalu lebih besar daripada getting.

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Cinta Indonesia” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional-Leadership & Happiness.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *