Is Busy Good?

 

Ketika kita berdiam diri, maka sesungguhnya kita tengah melawan hukum alam karena Tuhan menciptakan alam semesta dengan segala isinya untuk selalu berputar, bergerak. Kesibukan itu sesungguhnya sangat penting karena selaras dengan alam semesta. Hanya dengan selaras dengan alam semesta sajalah, kita akan merasakan kebahagiaan.

Namun, tidak jarang ada orang yang merasa dirinya sibuk namun tak juga merasakan bahagia. Itu terjadi karena kesibukan mereka tidak menghasilkan apa-apa kecuali kesibukan itu sendiri yang membuat mereka frustrasi dan sia-sia.

Kalau Anda sibuk, tapi tidak menghasilkan apa-apa apakah itu positive emotional state atau uang, Anda tidak akan bahagia. Tanda Anda sibuk di tempat yang salah adalah tidak bahagia. Analoginya seperti kita berjalan naik di eskalator yang turun. Kita akan merasa sibuk namun melawan “hukum alam”. Sementara manusia diciptakan Tuhan untuk selaras dengan hukum alam.

Ketika Anda tidak sibuk, Anda sesungguhnya sedang menyia-nyiakan potensi yang diberikan Tuhan kepada kita. Tuhan membekali kita dengan potensi untuk bergerak dan sibuk mengikuti hukum alam. Ketika kita diam, kita sedang menentang hukum alam. Ketika kita tidak sibuk, kita akan merasakan waktu berjalan begitu lambat.

Ada 2 jenis kesibukan: sibuk yang menghasilkan (producing) dan sibuk bertumbuh (growing). Sibuk yang menghasilkan akan menjadikan kita human doing. Sibuk bertumbuh akan menjadikan kita human being.

Kita tidak boleh hanya sibuk yang menghasilkan tapi lupa dengan sibuk bertumbuh. Sibuk bertumbuh selalu ada dalam 4 dimensi: dimensi fisik, dimensi emosional, dimensi mental, dan dimensi spiritual.

Kita harus membedakan antara menyibukkan dengan disibukkan. Kalau kita merasa disibukkan, kita akan merasa unhappy karena pihak luar yang membuat kita sibuk. Tetapi kita harus menyibukkan diri kita agar selaras dengan hukum alam.

Business adalah sibuk untuk hal-hal yang penting, busy-ness adalah sibuk untuk hal-hal yang tidak penting. []

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Is Busy Good?” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional—Leadership & Happiness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *