Persaingan, Buat Apa?

Persaingan sesungguhnya adalah mekanisme yang diciptakan oleh Tuhan agar hidup kita berkualitas. Tanpa persaingan di bidang ekonomi, misalnya, maka yang terjadi adalah harga yang mahal dan kualitas yang buruk.

Dalam persaingan, pihak pertama yang diuntungkan adalah orang yang bersaing itu sendiri karena mereka akan terus bertumbuh dari hari ke hari. Pihak kedua yang diuntungkan adalah customer karena mereka akan mendapatkan produk yang murah dengan kualitas yang bagus.

Persaingan adalah permainan yang diciptakan Tuhan untuk membuat manusia bertumbuh dan mendekati kesempurnaan, yang artinya mendekati Tuhan. Dengan persaingan kita akan menjadi orang yang lebih kuat lagi, lebih hebat lagi, lebih ikhlas lagi, dan menjadi insan kamil.

Banyak orang yang salah mengartikan bersyukur untuk memadamkan semangat persaingan. Padahal, bersyukur memilili dua dimensi, yakni menerima dan mengeksplorasi. Seseorang yang hanya penerima “pemberian” dari Tuhan tanpa mengeksplorasinya, belum dapat dikatakan bersyukur.

Untuk mengetahui apakah kita bersyukur atau tidak, gunakan rumus: kinerja / potensi = 1. Selama kinerja kita belum sama dengan potensi, maka ada hal-hal yang belum kita eksplorasi dengan baik.

Ada dua arah persaingan: keluar dan ke dalam. Kebanyakan orang salah dalam memahami hakikat persaingan. Mereka terlalu berfokus pada bunga-bunga persaingan, seperti kemenangan. Mereka menganggap kemenangan adalah tujuan dari persaingan, padahal kemenangan hanyalah bonus dari persaingan itu sendiri.

Persaingan yang berfokus pada bonus ‘kemengangan’ dan melupakan hakikatnya akan melahirkan persaingan yang tidak sehat.

Tuhan menciptakan persaingan agar kita growing, artinya fokus persaingan adalah ke dalam

Orang yang memfokuskan persaingan ke dalam pada akhirnya akan tetap bisa mengalahkan lawannya

Agama mengajarkan kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Berlomba artinya bersaing. Orang yang berlomba-lomba dalam memberi akan semakin dicari.

Tuhan menciptakan banyak permainan di dunia, salah satunya adalah persaingan. Inti persaingan adalah untuk mengembangkan diri kita agar semakin mendekat kepada Tuhan. []

 

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Persaingan, Buat Apa?” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional—Leadership & Happiness.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *