Zona Bebas Gosip

Gosip saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Gosip dianggap sebagai sesuatu yang biasa terjadi. Padahal di tempat kerja, gosip bisa menjadi penghalang. Gosip yaitu pertukaran informasi negatif dari 2 pihak, tentang pihak yang lain. Untuk itu, gosip melibatkan 2 pihak, yaitu: yang menggosipkan dan yang digosipkan. Gosip lahir dari ketidakpuasan, emosi yang terpendam, kesal dan kecewa yang tidak bisa disalurkan dengan normal.

Agar kita tidak digosipkan maka kita jangan bertindak yang aneh-aneh, jangan mengecewakan orang lain, jangan melakukan tindakan yang mencurigakan, jangan membuat status yang aneh di FB atau BB, karena hal itu akan mengundang pertanyaan dari orang lain. Selain itu, jika ada masalah jangan disembunyikan. Orang bergosip karena kita menyembunyikan apa yang sebenarnya terjadi. Kalau kita terbuka, maka tidak ada kebutuhan orang untuk bergosip.

Salah satu hambatan gosip sukar diberantas adalah karena adanya anggapan bahwa kita tidak bisa hidup tanpa gosip. Kita harus punya kesadaran bahwa gosip bukan sesuatu yang biasa, melainkan sesuatu yang tidak baik. Dari sisi pihak yang bergosip, mereka perlu diingatkan bahwa bergosip membuat diri mereka buruk di mata orang lain. Gosip menunjukkan mereka tidak mampu mengekspresikan sesuatu dengan cara wajar.

Empat cara untuk menciptakan lingkungan yang bebas gosip, yaitu:

  1. Tidak ada yang boleh terlibat gosip.
  2. Menjauhi dan menghentikan gosip begitu ada tanda-tandanya.
  3. Mengklarifikasi informasi gosip tersebut kepada orang yang digosipkan.
  4. Menciptakan kebiasaan berkomunikasi yang bebas dan otentik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *