10 Emosi Positif

Dalam percakapan sehari-hari, kata emosi sering dikonotasikan dengan sesuatu yang buruk, misalnya, “Saya jadi emosi,” atau “Jangan memancing emosi orang lain,” dan lain-lain. Padahal, sesungguhnya emosi adalah sebuah kata yang netral.

Setiap manusia pasti memiliki emosi. Bahkan, hewan pun memilikinya. Perbedaannya, hewan tidak pernah memikirka emosinya. Manusia memikirkan, meresapi, dan menciptakan emosinya. Itulah yang disebut dengan perasaan atau feeling.

Berbicara tentang emosi, Prof. Barbara Fredrickson dari University of North Carolina, Amerika Serikat, dalam bukunya mengungkapkan 10 emosi positif yang harus dimiliki oleh seseorang sebagai syarat untuk tumbuh dan berkembang (flourish).

Barbara Fredrickson adalah tokoh psikilogi positif generasi ke-2 setelah Martin Seligman. Buku-buku Barbara didasarkan pada hasil penelitian ilmiah yang dia lakukan dalam bidang psikologi positif.

Berikut 10 emosi positif menurut Barbara Fredrickson:

  1. Joy atau gembira. Orang yang memiliki joy akan selalu bersemangat, dan memiliki pengalaman-pengalaman yang menyenangkan bersama orang lain.
  2. Gratitude atau bersyukur. Orang yang bersyukur menyadari bahwa apa pun yang mereka terima adalah keberuntungan yang bernilai bagi diri mereka.
  3. Serenity atau ketenangan, ketenteraman, kedamaian. Orang yang memiliki serenity akan merasa segala sesuatu terjadi sesuai dengan apa yang seharusnya. Mereka tidak pernah merasa gundah dan memprotes keadaan yang mereka hadapi.
  4. Interest atau berminat, tertarik. Orang yang memiliki interest selalu menemukan hal baru dalam hidupnya. Mereka selalu ingin tahu keadaan orang lain yang ada di sekitar mereka.
  5. Hope atau harapan. Orang yang memiliki hope yakin bahwa segala sesuatu akan berakhir dengan baik. Masalah yang mereka hadapi saat ini adalah perkara sementara yang tidak akan berlangsung selamanya.
  6. Pride atau kebanggaan. Orang yang memiliki pride merasa dirinya bermartabat, penting. Perasaan ini lahir dari sebuah pencapaian atau accomplishment, bukan pemberian dari orang lain.
  7. Amusement atau terhibur. Orang yang tertawa bersama orang lain di sekitarnya karena merasa terhibur dalam interaksi sosial di antara mereka.
  8. Orang yang mendapatkan yang mencerahkan, aha experience, dan bisa memberikan insight kepada orang lain yang ada di sekitar mereka.
  9. Awe atau terpesona, takjub. Orang yang memiliki awe mudah merasa takjub dengan apa yang mereka alami. Ada perasaan betapa kecilnya diri mereka di hadapan keagungan Sang Maha Kuasa.
  10. Love atau cinta. Love adalah kompilasi dari 9 emosi positif sebelumnya. Orang yang memiliki kasih sayang dan ketertarikan emosional yang kuat sehingga selalu merasa terhubung satu sama lain.

Menurut Barbara Fredrickson seseorang harus memiliki 3 emosi positif untuk 1 emosi negatif. Emosi positif memperluas perhatian seseorang terhadap apa yang mereka alami. Sedangkan emosi negatif mempersempit perhatian agar kita fokus dengan masalah yang kita hadapi.

 

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “10 Emosi Positif” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional-Leadership & Happiness.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *