Positive Emotion Series: Interest

Emosi positif keempat yang dikemukakan oleh Prof. Barbara Fredrickson setelah joy, gratitude, dan serenity adalah interest. Interest adalah ketertarikan diri kita pada segala sesuatu yang ada di sekitar kita.

Semakin tinggi ketertarikan kita kepada sesuatu, semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan kita. Orang yang tertarik hakikatnya adalah orang yang selalu jatuh cinta: jatuh cinta pada kehidupan, jatuh cinta pada pasangan, jatuh cinta pada pekerjaan, dan sebagainya.

Orang dengan interest yang tinggi selalu tertarik kepada apa pun yang ada di hadapannya. Mereka selalu bergembira bertemu dengan pasangan, pekerjaan, orang-orang baru.

Seorang host yang sukses harus selalu tertarik dengan narasumber, dengan topik yang dibicarakan. Dengan demikian, dia akan bisa mengembangkan pembicaraan dan membuat pembicaraan menjadi dinamis dan tidak membosankan.

Kuncinya: If you want to be interesting, be interested. Kalau kita ingin menjadi orang yang menarik, jadilah orang yang tertarik. Orang yang yang tertarik adalah orang yang menarik; orang yang tidak tertarik adalah orang yang tidak menarik.

Agar selalu tertarik, kita harus menciptakan mindset bahwa orang yang ada di depan kita adalah orang yang menarik. Setiap orang diturunkan itu menarik karena membawa sesuatu yang berbeda.

Ketertarikan melahirkan keingintahuan. Keingintahuan melahirkan banyak pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang kita lontarkan kepada lawan bicara kita akan membuat kita menjadi menarik dalam pandangannya.

Ketika kita belum paham terhadap sesuatu, kita akan ingin tahu, dan tertarik. Ketika kita sudah merasa sudah paham terhadap sesuatu, kita akan kehilangan ketertarikan.

Mencintai seseorang dimulai dari tertarik. Setiap hari, setiap orang menjadi manusia baru. Ketika kita melihat dengan mata yang baru, kita akan melihat sesuatu yang baru pada orang lain. Kita harus selalu menemukan sesuatu yang baru pada diri orang lain.

Interest akan muncul jika kita berfokus pada orang lain, bukan pada diri sendiri. Ketika berfokus pada diri sendiri, bagaimana agar kita tampil menarik bagi orang lain, maka kita menjadi tidak menarik bagi orang lain.

 

Disarikan dari talkshow Smart Happiness “Positive Emotion Series: Interest” di Radio SmartFM bersama Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional-Leadership & Happiness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *